PAHAMI APA ITU ODDS SEBELUM MELAKUKAN BETTINGAN

PAHAMI APA ITU ODDS SEBELUM MELAKUKAN BETTINGAN
PAHAMI-APA-ITU-ODDS-SEBELUM-MELAKUKAN-BETTINGAN.

Dalam dunia taruhan olahraga, khususnya sepakbola, istilah “odds” adalah komponen yang sangat penting. Odds atau peluang adalah angka yang menunjukkan seberapa besar potensi keuntungan yang bisa didapatkan oleh petaruh. Namun, odds tidak hanya sekadar angka pengali; ia juga mencerminkan kemungkinan suatu hasil terjadi menurut bandar taruhan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam jenis-jenis odds yang digunakan dalam taruhan sepakbola. Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada pemula maupun pemain berpengalaman mengenai bagaimana odds bekerja dan bagaimana memanfaatkannya untuk membuat keputusan taruhan yang lebih cerdas.

 

Apa Itu Odds dalam Taruhan Sepakbola?

Odds adalah representasi numerik dari kemungkinan suatu hasil terjadi dalam sebuah pertandingan sepakbola. Selain menunjukkan potensi keuntungan, odds juga menunjukkan siapa yang dianggap favorit atau underdog dalam sebuah pertandingan.

Misalnya, jika odds sebuah tim sangat rendah, itu berarti tim tersebut dianggap favorit untuk menang. Sebaliknya, jika odds tinggi, tim tersebut adalah underdog, dan jika menang akan memberikan keuntungan besar.

 

Jenis-Jenis Odds dalam Taruhan Sepakbola

Secara umum, terdapat tiga jenis format odds yang digunakan di dunia taruhan sepakbola:

  1. Decimal Odds (Odds Desimal)
  2. Fractional Odds (Odds Pecahan)
  3. American Odds (Odds Amerika)

Selain itu, dalam konteks Asia, ada juga yang disebut dengan Asian Odds, termasuk Malay Odds, Indo Odds, dan Hong Kong Odds.

Mari kita bahas satu per satu.

 

  1. Decimal Odds (Odds Desimal)

Decimal odds adalah format odds yang paling umum digunakan di Eropa, Australia, dan juga populer di Indonesia melalui situs taruhan online.

Contoh:

  • Barcelona vs Real Madrid
  • Odds Barcelona menang: 1.80
  • Taruhan: Rp100.000

Perhitungan Keuntungan:
Keuntungan = Taruhan x (Odds – 1)
= 100.000 x (1.80 – 1) = 100.000 x 0.80 = Rp80.000

Total pengembalian: Rp180.000 (modal + keuntungan)

Kelebihan Decimal Odds:

  • Mudah dipahami
  • Transparan dalam menunjukkan potensi pembayaran

 

  1. Fractional Odds (Odds Pecahan)

Odds pecahan sangat populer di Inggris dan Irlandia. Format ini menampilkan odds dalam bentuk pecahan, seperti 5/1, 2/1, 1/2, dll.

Contoh:

  • Odds: 5/1 (dibaca “five to one”)

Artinya: untuk setiap taruhan Rp1.000, Anda akan mendapatkan Rp5.000 jika menang, ditambah modal kembali.

Perhitungan Keuntungan:
Keuntungan = Taruhan x (angka pertama / angka kedua)
Jika bertaruh Rp100.000 pada odds 5/1:
Keuntungan = 100.000 x (5/1) = Rp500.000
Total pengembalian: Rp600.000

Kelebihan:

  • Banyak digunakan dalam taruhan kuda dan olahraga di Inggris
  • Memudahkan perhitungan untung/risiko secara tradisional

Kekurangan:

  • Kurang intuitif bagi pemain dari luar Inggris
  • Tidak sejelas odds desimal dalam menampilkan pengembalian total

 

  1. American Odds (Odds Amerika)

American odds digunakan secara luas di Amerika Serikat dan memiliki dua bentuk:

  • Positif (+) untuk underdog
  • Negatif (-) untuk favorit

Contoh:

  • +150 berarti jika Anda bertaruh Rp100.000, Anda akan menang Rp150.000.
  • -200 berarti Anda harus bertaruh Rp200.000 untuk memenangkan Rp100.000.

Perhitungan:

  • Positif: Keuntungan = (Taruhan x Odds) / 100
  • Negatif: Keuntungan = (Taruhan x 100) / Odds

Contoh:

  • Odds +150 → Taruhan Rp100.000 → Keuntungan = Rp150.000
  • Odds -200 → Taruhan Rp200.000 → Keuntungan = Rp100.000

Kelebihan:

  • Menjelaskan siapa favorit dan siapa underdog dengan cepat

Kekurangan:

  • Kurang familiar bagi pemain di Asia dan Eropa

 

  1. Asian Odds (Odds Asia)

Pasar Asia memiliki bentuk odds unik yang banyak digunakan di Indonesia dan Asia Tenggara, khususnya pada platform seperti Sbobet, Maxbet, dll.

Beberapa bentuk Asian Odds:

  1. Hong Kong Odds
  • Hampir sama dengan odds desimal, tetapi tidak termasuk modal taruhan dalam angka odds.

Contoh: Odds 0.85 → Taruhan Rp100.000 → Keuntungan = Rp85.000
Total pengembalian: Rp185.000

  1. Malay Odds
  • Bisa berupa angka positif dan negatif
  • Positif berarti jumlah keuntungan seperti biasa
  • Negatif berarti jumlah taruhan yang diperlukan untuk memenangkan 1 unit

Contoh:

  • +0.90 → Taruhan Rp100.000 → Keuntungan Rp90.000
  • -0.80 → Anda perlu bertaruh Rp80.000 untuk menang Rp100.000
  1. Indo Odds
  • Mirip dengan American odds tetapi lebih umum di Indonesia
  • Positif: menunjukkan pengembalian atas taruhan 1 unit
  • Negatif: menunjukkan jumlah yang harus dipertaruhkan untuk menang 1 unit

 

Bagaimana Memilih Jenis Odds?

Pemilihan jenis odds sangat tergantung pada:

  • Kebiasaan dan lokasi geografis (misalnya Eropa lebih suka desimal, Amerika lebih suka American odds)
  • Platform taruhan: Beberapa situs hanya menyediakan format tertentu
  • Kemudahan perhitungan: Decimal odds biasanya paling mudah dipahami untuk pemain pemula

 

Odds dan Probabilitas

Odds juga bisa digunakan untuk menghitung probabilitas implisit. Misalnya, untuk desimal odds:

Rumus:
Probabilitas (%) = (1 / Odds) x 100

Contoh:

  • Odds 2.00 → Probabilitas menang = (1/2) x 100 = 50%
  • Odds 1.25 → Probabilitas = 80%

Ini penting untuk mengevaluasi apakah taruhan tersebut memiliki value atau tidak.

Memahami berbagai jenis odds dalam taruhan sepakbola sangat penting untuk mengambil keputusan taruhan yang cerdas dan strategis. Setiap jenis odds memiliki kelebihan dan kekurangan, dan pemahaman yang baik tentang cara kerjanya akan membantu Anda mengelola risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan.

Untuk pemula, disarankan untuk memulai dengan decimal odds karena paling mudah dipahami. Namun, jika Anda ingin serius dalam dunia taruhan, memahami semua format odds adalah keharusan.

Ingat, taruhan olahraga seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan dan bertanggung jawab. Selalu bertaruh sesuai kemampuan Anda dan jangan sampai merusak aspek keuangan atau pribadi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *